Jokowi ‘kesal’ karena kurangnya rasa urgensi menteri dalam tanggapan COVID-19

Presiden Joko “Jokowi” Widodo melampiaskan kekesalannya atas kurangnya rasa urgensi para menterinya dalam menahan dampak pandemi COVID-19 selama pertemuan kabinet paripurna baru-baru ini.

Jokowi mengatakan dia “marah” banyak menteri masih bertindak seolah-olah semuanya normal dan menuntut agar semua anggota kabinet memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya mengambil tindakan “luar biasa”, termasuk mengeluarkan peraturan baru.

BACA JUGA : Ole Gunnar Solskjaer eksklusif: kebangkitan Anthony Martial dan Paul Pogba, rencana Bruno Fernandes

Presiden menggarisbawahi bahwa pengeluaran perawatan kesehatan COVID-19 hanya menyumbang 1,5 persen dari anggaran Rp 75 triliun pada saat rumah sakit dan petugas kesehatan paling membutuhkan dukungan.

“Sejauh ini belum ada kemajuan yang signifikan,” kata Jokowi, yang juga menyoroti lambatnya distribusi dana jaring pengaman sosial dan bantuan pemerintah untuk usaha mikro, kecil dan menengah.

Demikianlah ulasan berita mengenai Jokowi ‘kesal’ karena kurangnya rasa urgensi menteri dalam tanggapan COVID-19 yang bisa Newsloop berikan semoga bermanfaat bagi anda semua

1 Komentar

  1. […] BACA JUGA : Jokowi ‘kesal’ karena kurangnya rasa urgensi menteri dalam tanggapan COVID-19 […]

Komentar ditutup.