Universitas Sumatera Utara di Lockdown Setelah Dosen Positif COVID-19

Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan akan menangguhkan semua kegiatan selama seminggu mulai 27 Juli setelah lima dosen dinyatakan positif COVID-19, sementara satu di antaranya meninggal karena penyakit coronavirus.

Rektor USU Runtung Sitepu mengatakan almarhum dosen, yang diidentifikasi sebagai MHKS, mengajar di Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik.

Empat dosen lain yang dites positif virus itu adalah Runtung sendiri, wakil rektor Rosmayati dan anggota dewan pengawas Darma Bakti. Mereka mengalami isolasi diri.

Dewan pengawas dan senat akademik USU menyarankan untuk menutup universitas dari 27 Juli hingga 2 Agustus.

“Selama penguncian, semua dosen dan staf harus bekerja dari rumah dan berpartisipasi dalam pengujian swab gratis di USU Hospital. Ini harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus di universitas, ”kata Runtung kepada The Jakarta Post, Jumat.

BACA JUGA : Tyson Kembali Ke Ring Tinju di Usia 54 Melawan Roy Jones, 51

Juru bicara USU Elvi Sumanti mengatakan universitas telah memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, termasuk disinfektan rutin dan menugaskan shift yang berbeda untuk mereka yang bekerja di kampus. Itu juga mengharuskan semua staf berusia 45 dan lebih tua untuk bekerja dari rumah.

“Kami sudah melakukan yang terbaik untuk mengantisipasi penularannya, namun masih ada dosen yang terkena virus. Perkembangan ini di luar kendali kami, ”kata Elvi.

Menurut data resmi pemerintah, ada 3.320 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Sumatera Utara pada hari Jumat, dengan 172 kematian dan 879 pemulihan.

Hubungi Kami Melalui Kontak Dibawah Ini :

Demikianlah ulasan berita mengenai Universitas Sumatera Utara di Lockdown Setelah Dosen Positif COVID-19 yang bisa Newsloop berikan semoga bermanfaat bagi anda semua.